Sekilas Tentang Duplex Stainless Steel

Beberapa hari belakangan ini saya banyak belajar tentang Duplex Stainless Steel, karena ada customer yang membutuhkan barang dengan material tersebut. Apa bedanya dengan stainless steel “biasa”?

Berdasarkan struktur logamnya, stainless steel dikategorikan menjadi beberapa kelompok. Kelompok pertama adalah Austenitic Stainless Steel. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah seri 1xx, 2xx, dan 3xx. Misalnya: 102, 201, 301, 304. Austenitic Stainless Steel memiliki beberapa keunggulan yaitu tahan terhadap korosi, mudah dilakukan pengelasan, dan permukaannya dapat di-finishing menjadi halus dan licin seperti kaca.

Kelompok kedua adalah Ferritic Stainless Steel, dengan kode seri 4xx. Tapi tidak semua 4xx menjadi anggota Ferritic Stainless Steel, karena ada sebagian 4xx yang berstruktur Martensitic. Selengkapnya baca di Wikipedia.

Kembali ke Duplex Stainless steel, disebut Duplex karena memiliki austenit dan ferrit yang seimbang, sekitar 50%/50%. Struktur Duplex terbentuk jika stainless steel memiliki chrom tinggi (sekitar 18-26%) dan nikel yang rendah (4-7%). Umumnya Duplex mempunyai 2-3% Molybdenum.

Keunggulan Duplex yang tidak dimiliki oleh kelompok yang lain adalah ketahanannya terhadap korosi karena stress, tahan terhadap serangan chloride, dan memiliki kekuatan tarik yang tinggi.

Sayangnya Duplex ini sangat mahal banget. Untuk 1 lembar plat berukuran 2m x 6m dengan tebal 20mm harganya mencapai 198 juta rupiah.

Iklan

Any comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s