TaniHub Group Donasikan Pakan Satwa ke TSI

Tutupnya kebun binatang bisa berdampak bagi karyawan dan aspek lain.

TERKINI.com, JAKARTA – Agritech startup TaniHub Group mengadakan program donasi pangan untuk satwa di sejumlah kebun binatang – lain Taman Safari Indonesia. 

VP of Corporate Services TaniHub Group Astri Purnamasari menjelaskan, program donasi ini bukan hanya upaya penyaluran makanan untuk satwa, tapi banyak pula dampak positif yang ditimbulkan untuk masyarakat. Apa lagi saat ini banyak pengelola kebun binatang sudah menutup usahanya sejak beberapa bulan lalu.

“Artinya mungkin saja pihak pengelola harus memotong anggaran. Hal ini bisa saja berdampak terhadap kesejahteraan karyawan dan aspek lainnya,” kata Astri dalam rilis yang diterima TERKINI.com, Selasa (19/5).

Selain dapat berdampak terhadap karyawan, tutupnya kebun binatang juga berdampak terhadap dunia pendidikan. Hampir setiap keluarga dan murid sekolah mengunjungi kebun binatang untuk mengenal satwa dan berbagai pengetahuan. Oleh sebab itu, kata Astri, TaniHub Group merasa perlu untuk turut bergerak membantu memenuhi kebutuhan pangan satwa di kebun binatang.

Program donasi “Sahabat Satwa TaniHub Group” dimulai dengan riset langsung kepada pengelola kebun binatang. Dalam riset tersebut, TaniHub Group menemukan fakta kebun binatang yang dikelola oleh pihak swasta adalah kebun binatang yang paling terdampak dari penutupan operasional ini.

Selain tidak mendapatkan pemasukan, mereka juga tidak mendapat bantuan dana dari APBD seperti kebun binatang yang dikelola oleh pemerintah daerah. Berdasarkan pertimbangan tersebut, TaniHub Group kemudian menentukan Taman Safari Indonesia (TSI) yang terletak di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebagai penerima donasi pangan satwa pertama.

President of TaniHub Group Pamitra Wineka mengatakan, TaniHub Group ingin membantu meringankan beban yang ditanggung TSI akibat pandemi Covid-19. Sebab, dengan tidak adanya pemasukan, dikhawatirkan akan berdampak pada keberlangsungan fasilitas riset dan animal care center yang dimiliki TSI.

Menurutnya, posisi TSI istimewa karena selain memperkenalkan satwa ke masyarakat, TSI juga melakukan upaya konservasi satwa, yaitu merawat hewan yang sakit, serta melakukan riset dan breeding, sehingga satwa-satwa baru nantinya dapat dilepaskan kembali ke alam (repopulation).

TaniHub Group, kata Pamitra, sangat mendukung segala kegiatan, terutama riset dan pengembangbiakan satwa-satwa di TSI. “Kami ingin setidaknya meringankan salah satu beban pihak TSI dengan program pangan satwa ini yang akan terus berlanjut sampai waktu yang tidak ditentukan,” ujar Pamitra.

 

source

Any comment?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s